KATA PENGANTAR
Puji dan
Syukur kepada tuhan yang telah memberikan limpahan rahmat dan hidayahNya kepada
kita semua,pada keluarganya, sahabatnya, sehingga makalah dengan judul “Media
Penyimpanan” ini dapat diselesaikan dengan baik.
Ucapan terima kasih penulis ucapkan
kepada dosen mata kuliah struktur & organisasi data 1. Makalah ini disusun
sebagai tugas dari mata kuliah struktur & organisasi data 1, sebagai
pengetahuan untuk kita semua.
Penulis menyadari bahwa makalah ini
masih jauh dari sempurna, tetapi mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat
bagi penulis sendiri dalam mencari ilmu, dan untuk para pembaca semua dalam
menambah pengetahuan. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran
yang sifatnya membangun guna menyempurnakan makalah ini.
Ricardo,....................................
Penulis
.............................................
DAFTAR ISI
Halaman
Judul
KATA
PENGANTAR
DAFTAR
ISI
BAB
I : PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
•
Rumusan Masalah
•
Maksud dan Tujuan
•
Manfaat
BAB
II : PEMBAHASAN
•
JENIS – JENIS MEMORI PADA KOMPUTER
•
Memori Internal
•
Memori Eksternal
•
CARA MEMORI BEKERJA
•
KATEGORI TEMPAT PENYIMPANAN
•
PERALATAN PENYIMPANAN DATA
•
Pita Magnetik (Magnetic Tapes)
Reel To Reel Tape
Cartridge Tape
Casette Tape
•
Floppy disk (diskette)
•
Zip Drive
•
Flash Disk
•
Hard Disk
•
Compack Disk
BAB
III : KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Semenjak diperkenalkannya komputer modern pada tahun 1940,
komputer terus berkembang dengan sangat pesat, baik perangkat keras maupun
perangkat lunaknya. Perkembangan ini dipicu antara lain oleh perbandingan
antara biaya dan kemampuan, sistem penyimpanan yang bervariasi, dan cara
bagaimana user mengorganisir datanya.
Sistem komputer terdiri dari empat komponen perangkat keras,
yaitu central processing unit (CPU), primary storage/memori utama, secondary
storage/memori sekunder, dan input-output devices yang berhubungan dengan
pengguna. Dan karena itu perlu di mengerti tentang jenis memori dalam komputer,prinsip
kerja memori,alokasi data ke memori,katagori tempat penyimpanan berserta cara
kerja peralatan penyimpanan magnetik dan optik. Dan pembahasanya sebagaimana
yang tertulis di makalah ini.
B. Rumusan
Masalah
•
Apa saja jenis memori dalam komputer
?
•
Apa pringsip kerja memori ?
•
Katagori tempat penyimpanan ?
•
Peralatan penyimpanan magnetik dan
optik ?
C. Maksud dan
Tujuan
Adapun
maksud dan tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
•
Untuk melengkapi tugas Mata Kuliah
Pengantar Teknologi Komputer dan Informasi.
•
Guna mengetahui jenis – jenis memory
dan cara kerjanya.
•
Untuk menambah pengetahuan kepada
pembaca dan seluruh mahasiswa tentang jenis – jenis memory.
D. Manfaat
Manfaat
dari penulisan makalah ini adalah supaya bisa menjadi bahan masukan dan
pembelajaran bagi para pembaca khususnya bagi para mahasiswa politeknik
Muhammadiyah Pekalongan tentang jenis komputer secara menyeluruh.
BAB
II
PEMBAHASAN
•
JENIS
– JENIS MEMORI PADA KOMPUTER
Memori
merupakan media penyimpanan data pada komputer, yang mana media penyimpanan
data dalam computer dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
•
Memori Internal
Memori
jenis ini dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Memori internal memiliki
fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama
dapat berupa data atau program. Memori biasa terbagi dibedakan menjadi dua
macam: ROM dan RAM. Selain itu, terdapat pula memori yang disebut CACHE MEMORI,
CMOS, DRAM, SDRAM, DIMM.
a. RAM
(Random Access Memory).
Adalah
jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan
bersifat volatile. Selain itu, RAM mempunyai sifat yakni dapat menyimpan dan
mengambil data dengan sangat cepat. Pertama kali dikenal pada tahun 60′an.
Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang
sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.
Berdasarkan bahan pembuatannya, RAM dikelompokkan dalam dua bagian utama yaitu
:
·
Static RAM
Secara
internal, setiap sel yang menyimpan bit data memiliki 4 buah transistor yang
menyusun beberapa buah rangkaian flip flop. Dengan karakteristik flip flop ini,
datayang disimpan hanyalah berupa hidup (high state) dan mati (low state) yang
ditentukan oleh keadaan suatu transistor. Kecepatannya dibandingkan dengan dynamic
RAM tentu saja lebih tinggi karena tidak diperlukan sinyal refresh untuk
mempertahankan isi memory.
·
Dynamic RAM
Secara
internal, setiap sel yang menyimpan 1 bit data memiliki 1 buah transistor dan 1
buah kondesator. Kondesator ini yang menjaga tegangan agar tetap mengaliri
transistor sehingga tetap dapat menyimpan data. Oleh karena penjagaan arus itu
harus dilakukan setiap beberapa saat (yang disebut refreshing) maka proses ini
memakan waktu yang lebih banyak dari pada kinerja static RAM. Jenis DRAM ini
juga mengalami perkembangan :
a. EDO-RAM (Extended Data Out)
EDO-RAM
memiliki fungsi seperti RAM, akan tetapi jenis ini mempunyai kemampuan kerja
sangat tinggi dan cepat dalam membaca dan mentransfer data. Bentuk EDO-RAM
adalah SIMM (Single
Inline Memory Module). Slot memori pada motherboard 72pin.
b. SDRAM
(Synchronous Dynamic RAM)
SDRAM
adalah memori yang dapat mengases data atau informasi lebih cepat dari EDO-RAM.
Bentuk SDRAM adalah DIMM (Dual Inline Memory Module). Slot memori pada
motherboard 168 pin.
c. DDR
SDRAM (Double Data Rate Synchronous
DRRAM)
|
|
|
|
|
|
DDR
SDRAM adalah tipe memori generasi penerus SDRAM, yang memiliki kemampuan dua
kali lebih cepat dari SDRAM. Slot memori yang digunakanDDR SDRAM memiliki
jumlah pin lebih banyak dari SDRAM, yaitu184 pin.
d. RDRAM (Rambus Dynamic RAM)
RDRAM
adalah sebuah memori berkecepatan tinggi, digunaan untuk mendukung prosesor
Pentium 4.tipe RDRAM menggunakan slot RIMM,yang mirip dengan slot SDRAM
e. ROM
(Read Only Memory)
Adalah
jenis memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan
pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor
komputer dan berisi program atau data. Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS
(Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS. Berikut ini akan dibahas jenis ROM
dan perkembangannya :
f.
PROM (Programable ROM)
ROM
ini memberikan kesempatan bagi pemakai untuk mengubah data yang tersimpan
secara default. Sebuah alat yang bernama PROM Progammer bertugas “membakar”
(burningin) chip ini. Dengan arus listrik yang kuat lokasi bit akan terbakar
dan menunjukkan sebuah nilai (0 atau 1). Setelah melaui proses burningin, PROM
ini tidak dapat lagi diubah – ubah isinya.
g. EPROM
(Erasable Programable ROM)
Chip
ini adalah perkembangan dari PROM. Hanya saja, eprom ini dapat dihapus isi yang
terdahulu dengan menggunakan sinar ultraviolet. Sinar tersebut melewati celah
dikumpulan chip. Dengan demikian, muatan yang tersimpan dapat terlepas. Dengan
kata lain, EPROM dapat dihapus dengan sinar ultraviolet dan diprogram ulang
secara elektrik.
h. EEPROM
(Electrically Erasable Programable ROM)
Chip
ini tidak jauh berbeda dengan EPROM, tetapi EEPROM datanya dapat dihapus tanpa
menggunakan sinar ultraviolet. Cukup gunakan pulsa listrik (electrical pulses).
Jenis ROM seperti PROM, EPROM dan EEPROM tergolong ke memori stabil
(nonvolatile memories) artinya, ketiga jenis memori ROM ini akan tetap
menyimpan datanya walaupun ketika tidak dialiri arus listrik. Pada
perkembangannya, chip EEPROM telah digunakan untuk BIOS dari sebuah
motherboard. Dengan menggunakan teknik “flash”, isi dari BIOS pun dapat dibuat
lebih baru (update). Akan tetapi, bahaya dari flashable BIOS adalah semua orang
dapat mengubah isinya, termasuk juga virus. Jika telah diubah oleh virus, maka
motherboard komputer yang dipakai itu tidak akan bisa dipakai kembali.
i. CMOS
(Compmentary Meta-Oxyde Semiconductor)
Adalah
jenis cip yang memerlukan daya listrik dari baterai. Cip ini berisi memori
64-byte yang isinya dapat diganti. Pada CMOS inilah berbagai pengaturan dasar
komputer dilakukan, misalnya peranti yang digunakan untuk memuat sistem operasi
dan termasuk pula tanggal dan jam sistem. CMOS merupukan bagian dari ROM.
j. DRAM
(Dynamic RAM)
Adalah
jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang
terkandung di dalamnya tidak hilang. DRAM merupakan salah satu tipe RAM yang
terdapat dalam PC.
k. SDRAM
(Sychronous Dynamic RAM)
Adalah
jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disnkronisasi oleh
clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk
sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
l.
DIMM (dual in-line memory module)
Berkapasitas
168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin.
Ini berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja.
Mensuport 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM.
Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur
(synchronizes) memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang
lebih cepat. Terdapat dalam dua kecepatan yaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz
(PC133). DIMM 168 PIN. DIMM adalah jenis RAM yang terdapat di pasaran.
m. CACHE
MEMORY.
Memori
berkapasitas terbatas, memori ini berkecepatan tinggi dan lebih mahal
dibandingkan memory utama. Berada diantara memori utama dan register pemroses,
berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu kepada memori utama tetapi di
cache memory yang kecepatan aksesnya yang lebih tinggi, metode menggunakan
cache memory ini akan meningkatkan kinerja sistem. Cache memory adalah tipe RAM
tercepat yang ada, dan digunakan oleh CPU, hard drive, dan beberapa komponen
lainnya.
2. Memori
Eksternal
Merupakan
memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Contoh:
Hardisk, Floppy Disk dll. Hubungan antara Chace Memori, Memori Utama dan Konsep
dasar memori eksternal adalah : Menyimpan data bersifat non volatile, baik pada
saat komputer aktif atau tidak. Memori eksternal biasa disebut juga memori
eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan
dan penyimpanan data, di luar memori utama. Memori eksternal mempunyai dua
tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan
yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan
jangka panjang.
•
CARA
MEMORI BEKERJA
Secara
teknis, memory atau sering disebut dengan RAM (Random Access Memory), adalah
perangkat atau hardware yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara.
Sebetulnya, fungsi RAM ini adalah sebagai “pembantu” bagi harddisk.
Sebab, ketika CPU komputer anda akan mengambil data, dia harus terus-menerus
memanggil mengakses harddisk untuk mengambil setiap bagian data yang
dibutuhkan, dan tentunya akan memakan waktu lama / lambat. Makanya, informasi
yang dibutuhkan itu disimpan sementara di dalam memory.
Memory
bekerja dengan cara menyimpan, lalu menyuplai data-data penting yang dibutuhkan
oleh processor
dengan cepat untuk dapat diolah menjadi informasi. Makanya, fungsi kapasitas
adalah hal yang sangat penting bagi memory, karena semakin besar kapasitasnya,
maka semakin banyak data yang dapat disimpan dan diteruskan, sehingga akan
membuat processor dapat bekerja lebih cepat.
Sepintas
Cara Memory Bekerja
Ketika
kita mulai menyalakan komputer, perangkat atau device yang pertama kali bekerja
adalah processor
yang berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari harddisk (tempat
penyimpanan data). Dengan kata lain, data akan dikirim setelah adanya
permintaan dari processor.
Cara kerja
di atas pada kenyataannya sangat sulit dilakukan. Kenapa ? Karena ada perbedaan
teknologi yang ada di antara harddisk dan processor. Kalau processor adalah
komponen digital “murni” sehingga data yang diprosesnya akan sangat cepat
dilakukan, sedangkan harddisk kebanyakan teknologinya menggunakan fungsi
mekanis yang kalau dibandingkan akan menjadi tidak seimbang / timpang. Menurut
teori, kecepatan processor adalah 46 kali lebih cepat dibandingkan dengan
harddisk, sehingga bisa dibayangkan akibatnya, kalau processor harus menunggu
pasokan data yang sangat lama dari harddidk Oleh karena itu, untuk mengatasi
hal tersebut, maka diperlukan perangkat memory (RAM). Device ini berfungsi
untuk membantu processor dalam hal penyediaan data yang sangat cepat, dengan
kata lain, RAM ini bisa disebut juga sebagai “Harddisk Digital”, karena
keseluruhan komponen yang ada dalam RAM sudah menggunakan teknologi digital.
Nah dengan adanya RAM, maka processor tidak harus menunggu lama kiriman data
yang diperlukan
•
KATEGORI
TEMPAT PENYIMPANAN
Computer data storage,
sering disebut storage atau memory, merujuk kepada komponen
komputer dan media penyimpanan yang menyimpan data digital yang digunakan dalam
interval waktu tertentu. Dalam penggunaan istilah saat ini, memory merujuk
kepada bentuk penyimpanan semikonduktor yang dikenal dengan Primary Storage
(Memori Utama) dan Secondary Storage (Memori Sekunder). Yang dimaksud primary
storage misalnya Random-Access Memory (RAM), yaitu memory yang dapat digunakan
sebagai tempat penyimpanan data dan program sementara sewaktu digunakan oleh prosesor. Jika komputer atau aliran
listrik dimatikan, maka data dan program di RAM akan hilang (volatile). Kecepatan membaca data RAM
ini lebih cepat jika dibandingkan dengan Harddisk. Sedangkan yang termasuk
secondary storage biasanya merujuk pada media penyimpanan yang media
penyimpanan tersebut tidak diakses langsung oleh CPU. Secondary storage atau
yang biasa juga disebut external storage,
adalah storage yang terpisah atau tidak berhubungan langsung dengan Central Processing Unit (CPU). Kelemahan
dari memori utama adalah tidak dapat menyimpan data yang permanen dan kapasitas
penyimpanannya terbatas, sehingga diciptakanlah memori sekunder. Data pada
memori sekunder adalah data yang sebelum dan sesudah diproses oleh komputer.
Memori sekunder digunakan untuk menyimpan atau menampung data yang lebih besar
dan pemanen, bisa juga dikatakan sebagai back-up dari memori utama.
Pada awal
1950, kebutuhan akan kemampuan penyimpanan yang lebih besar meningkat dengan
pesat. Hal ini dikarenakan adanya data digital yang sangat besar termasuk
grafis, audio, dan media video.
•
PERALATAN
PENYIMPANAN DATA
Kebutuhan
akan memori utama saja tidak mencukupi maka diperlukan peralatan tambahan untuk
menyimpan data yang lebih besar dan dapat dibawa kemana-mana. Tetapi dengan
semakin besarnya peralatan penyimpanan maka dengan sendirinya akan mempengaruhi
waktu pemrosesan data. Dan seiring berjalannya waktu dimana perkembangan
teknologi mulai pesat dimana kebutuhan mulai dapat disesuaikan, peralatan
penyimpanan data pun semakin berkembang dengan fungsi, kapasitas dan ukuran
yang semakin membaik pula.
Beberapa
macam peralatan penyimpanan data :
Dibawah
ini akan dipaparkan tentang media penyimpanan, baik yang magnetik maupun
optikal.
1. Pita Magnetik (Magnetic Tapes)
Bidang
elektromagnetik mempunyai peranan yang penting dalam industri komputer. Sejarah
tentang magnetic recording dimulai saat Valdemar Poulsen, seorang ahli fisika
Denmark mematenkan “Method of Recording
Sounds or Signals” pada tahun 1899, dimana beliau menemukan alat perekam
suara magnetik yang dinamakan telegraphone.
Perekam
magnetik menggunakan kawat baja akhirnya tergantikan dengan lapisan plastik
tipis yang berlapis material bermagnet.
Pita
Magnetik digunakan untuk membaca dan menulis data dari dan ke pita magnit
melalui read / write head, dimana proses menulis pada pita magnit sifatnya destructive, yaitu bila data baru
ditulis maka data yang lama akan langsung terhapus. Sedangkan proses membaca
dari pita magnit adalah bersifat non-destructive,
yaitu sesudah dibaca pita magnetik masih berisi data yang sama sebelum dibaca.
Pita magnetik merupakan salah satu jenis memori sekunder yang digunakan untuk
penyimpanan offline yang besar. Pita
magnetik juga berfungsi sebagai media transfer data yang paling sederhana
antara mesin-mesin yang tidak mempunyai sambungan komunikasi secara langsung.
Magnetic
tape di akses dan di proses dengan cara sequential atau berurutan. Sequential
merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record
dalam sebuah berkas. Pada tahun 1950 magnetic tape pertama kali digunakan oleh
komputer UNIVAC dan IBM. Magnetic tape dibuat dari bahan plastik tipis yang
dilapisi oleh magnet iron oxide berwarna merah kecoklatan. Magnetic tape adalah
model pertama dari secondary memory. Tape ini digunakan untuk merekam audio,
video dan untuk menyimpan informasi berupa sinyal komputer. Tape ini dipakai
untuk alat input/output dimana informasi dimasukkan ke CPU dari tape dan
informasi diambil dari CPU lalu disimpan pada tape lainnya. Panjang tape pada
umumnya 2400 feet, lebarnya 0.5 inch dan tebalnya 2 mm. Data disimpan dalam
bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastik yang dilapisi
ferroksida. Flexible plastiknya disebut mylar, mekanisme aksesnya atau alat
untuk mebaca dan menulis magnetic tape adalah Tape Drive.
Metode
kerja dari magnetic tape adalah data direkam secara digit pada media tape
sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif
menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau
sebaliknya. Tapi pada kenyataannya hasil rekaman pada video atau film kurang
memiliki hasil bagus pada magnetic tape. Jenis dari magnetic tape sendiri ada
beberapa jenis yaitu:
•
Reel To Reel Tape
Merupakan
bentuk magnetic tape tertua, alat ini mempunyai ukuran lebar 0,5 inci dan
panjangnya mencapai 2.400 feet. Jika 1 feet 12 inci, maka 2.400 feet berarti
28.800 inci atau sama dengan 731,52 meter. Biasanya mempunyai density atau
tingkat kerapatan hingga 6.250 bit per inci. Setiap reel pita magnetic terdapat
dua daerah yang tidak digunakan untuk merekam data yang disebut dengan leader.
•
Cartridge Tape
Cartridge
tape dibuat untuk menyimpan hasil dari suatu backup dari file ke disk. Banyak
digunakan untuk komputer mini. Untuk menggunakannya dibutuhkan cartridge tape
unit.
•
Casette Tape
Banyak
digunakan di komputer mikro. Selain untuk merekam lagu cassette tape dapat
digunakan untuk merekam sinyal berbentuk bilangan binary. Suatu teknik untuk
mewakili bilangan biner di cassette tape disebut dengan FSK (Frequency Shift
Keying). Untuk menggunakannya dibutuhkan tape recorder biasa.
•
Floppy
disk (diskette)
Floppy disk drive (diskette) mulai
diperkenalkan sekitar tahun 1970, yang digunakan untuk menyimpan microcode dan
diagnostics untuk sistem komputer mainframe IBM yang besar. Disk drive ini
menggunakan floppy diskettes ukuran 8 inci yang direkam hanya satu sisi. Dengan
mengubah diskettes dalam floppy drive, teknisi dengan mudah memperbaharui
microcode atau load diagnostik. Kapasitas dari drive tersebut kurang dari 100
kilobytes.
Bagian-Bagian
Dari Disket
•
Stress relief cutouts, berfungsi
untuk membuka/tutup pengait drive.
•
Read/Write Windows, merupakan
jendela yang digunakan untuk membaca dan menulis dari mekanisme drive.
•
Hub ring, berfungsi sebagai pegangan
untuk memutar disket.
•
Index Hole, apabila lubang yag ada
pada karton/cover menumpuk dengan lubang pada disket, menandakan posisi sector
0.
•
Write, lubang ini apabila dalam
posisi terbuka, maka disket bisa dibaca dan
ditulis; Apabila tertutup maka disket hanya bisa dibaca saja.
•
Label, digunakan untuk menulis nama
pemilik disket ataupun nama program/data yang tersimpan didalamnya.
Tempat
yang ada didalam disket terbagi menjadi beberapa track, dan setiap track akan
terbagi menjadi beberapa sector. Sector merupakan bagian terkecil dimana data
disimpan. Dalam hal ini, setiap sector sanggup menampung hingga 256 charakter.
Setiap sector selalu ditandai dengan sebuah address sector, sehingga read/write
head dengan cepat dapat menemukan data yang dimaksud. Jumlah sector untuk
setiap track tidak sama, tergantung jenis komputer yang digunakan.
Disket
yang masih baru harus di-format terlebih dahulu baru bisa digunakan. dari
format ini, akan dihasilkan suatu nomor sector yang tersusun secara berurutan,
sehingga read/write head bisa menemukan data yang tersimpan. Selain itu, pihak
pemakai juga bisa memperkirakan data yang akan disimpan.
Secara
fisik, disket mempunyai ukuran: 8 inchi, 5.25 inchi dan 3.5 inchi, walaupun
begitu, kapasitas disket tidak diukur secara fisik. Kapasitas disket bisa
dilihat dari label yang tertulis, misalnya: DD (Double Density), untuk disket
5.25 inchi mempunyai kapasitas 360 KB, dan disket 3.50 inchi mempunyai
kapasitas 720 . Disket dengan label HD (High Density) untuk ukuran 5.25 inchi
kapasitasnya 1.2 MB, dan untuk dikset 3.50 inchi kapasitasnya 1.4 MB. Disamping
itu, disket ukuran 3.50 inchi ada yang berlabel ED (Enchanced High Density),
mempunyai kapasitas 2.8 MB, tetapi belum umum digunakan.
Pengertian
density bisa diartikan sebagai kerapatan dalam menyimpan data, sehingga semakin
tinggi density yang dimiliki oleh sebuah disket, maka daya tampung yang
dimilikinya juga semakin tinggi.
Karena
data yang tersimpan dalam bentuk guratan-guratan magnetic, disket harus
diperlakukan secara hati-hati. Disket harus terhindar dari panas, magnit,
lengkungan, sentuhan langsung, kotoran ataupun penulisan label secara langsung
dengan menggunakan alat-alat yang tajam/runcing.
•
Zip
Drive
Zip
drive (disk Zip) merupakan sistem penyimpanan dalam bentuk disk berukuran
menengah, yang diperkenalkan oleh Iomega pada akhir 1994. Awalnya, disk Zip
memiliki kapasitas 100 MB, tetapi kemudian ditingkatkan menjadi 250 MB dan
kemudian menjadi 750 MB.
Format ini
menjadi yang paling populer di antara produk-produk jenis super-floppy tetapi
tidak pernah mencapai status standar untuk menggantikan floppy disk 3,5 inci.
Kemudian, CD-RW menggantikan posisi disk Zip, dan perekam CD internal dan
eksternal Zip-650 atau Zip-CD tersebut dijual dengan merek
Zip.
Zip sistem
yang dikembangkan dari sistem Bernoulli Box buatan Iomega; di kedua sistem,
satu set alat pembaca / penulis yang terpasang pada linear aktuator melayang di
atas sebuah floppy disk yang berputar cepat dan terpasang pada poros yang
kokoh. Linear aktuator tersebut menggunakan teknologi voice coil actuation,
seperti pada hard drive modern. Zip disk menggunakan media yang lebih kecil
(sekitar ukuran 9cm atau 3½”) microfloppy, bukan Compact Disk seperti sistem
Bernoulli), dan desain yang lebih sederhana untuk menekan biaya keseluruhan.
•
Flash
Disk
Penemuan
Flash Memory (NOR dan NAND) oleh Dr Fujio Masuoka tahun 1984 ketika sedang
bekerja pada Toshiba sedangkan nama flash sendiri diberikan oleh koleganya
yaitu Mr. Shoji Ariizumi. Type flash chip type NOR yang diperdagangkan
dikenalkan oleh intel pada tahun 1988. NOR flash adalah flash dasar yang
membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menghapus dan menulis, tetapi
menyediakan alamat penuh dan jalur data, memberikan akses secara acak terhadap
semua lokasi memori. Tetapi sangat bagus untuk menggantikan ROM model lama,
dimana memungkinkan untuk mengupdate kode program yang tersimpan. Contoh adalah
BIOS. NAND flash di announced oleh Toshiba pada tahun 1989, dimana bisa
melakukan proses penghapusan dan penulisan yang lebih cepat, membutuhkan tempat
yang kecil untuk chip per selnya. Dengan bertambahnya kapasitas tetapi biaya
bisa ditekan menyebabkan flash tipe ini cocok digunakan untuk secondary
storage.
Flash Disk
adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain dengan menggunakan kabel
interface jenis USB (Universal Serial Bus).
Flash drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis dan ringan dengan ukuran
berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan
kapasitas yang jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB.
Untuk
penyimpan data biasa, sumber tenaga diambil langsung melalui USB yang dikoneksi
ke PC, secara otomatis di layar monitor akan menyala dan dan menampilkan pesan
pada layar yang memberitahukan bahwa koneksi sedang berlangsung antara flash
drive dengan PC.
USB flash
drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya,
khususnya disket. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar,
serta lebih dapat diandalkan daripada disket (karena tidak memiliki bagian yang
bergerak).
•
Hard
Disk
Biasa
disebut juga dengan cakram keras berbentuk piringan hitam terbuat dari
alumunium dan dilapisi bahan magnetic. Hard disk sudah menjadi komponen utama
dari PC untuk sistem operasi. Komponen-komponen bagian hard disk terdiri dari
sebuah jarum untuk membaca data di cakram. Mempunyai kapasitas yang jauh lebih
besar dari floppy disk. Kecepatan putarannya bervariasi, ada yang 5400 putaran
per menit bahkan ada yang sampai 7200 putaran per menit. Kemampuan sebuah
hardisk biasanya ditentukan oleh banyaknya data yang bisa disimpan. Besarnya
bervariasi, mulai dari puluhan GB hingga 2 TB. 1 TB sama dengan 1000 GB, 1
GBsama dengan 1000 MB, sedangkan 1 MB sama dengan 1000 KB.
Jenis – Jenis Hard Disk
•
Disk
ATA / EIDE, hard
disk dengan tipe EIDE (Enhanced
IntegratedDrive Electronic) atau tipe ATA (Advanced Technology Attachment) adalah standar versi terbaru suatu
antar muka disk yang sesuai untuk koneksi ke bus, Banyak produsen disk memiliki
rentang disk dengan antar muka EIDE / ATA, disk semacam itu dapat dihubungkan
langsung ke bus PCI, yang digunakan pada banyak PC (personal computer).
Keuntungan drive EIDE / ATA yang signifikan adalah harganya yang cukup murah,
karena penggunaannya di pasaran PC. Salah satu kekurangan utamanya adalah
diperlukan kontroler terpisah untuk tiap drive jika dua drive digunakan
bersamaan untuk meningkatkan performa. Salah satu produsen chip yang terkenal
sudah menyertakan kontroler yang memungkinkan disk EIDE / ATA dihubungkan
langsung ke motherboard.
•
Disk
SCSI, banyak disk memiliki antar muka yang didesain untuk koneksi
ke bus SCSI standar. Disk tersebut cenderung lebih mahal, tetapi mempunyai
performa yang lebih baik, yang dimungkinkan karena kelebihan bus SCSI daripada
bus PCI.
Akses yang bersamaan dapat dilakukan ke banyak disk drive
karena antar muka drive secara aktif dihubungkan ke bus SCSI hanya pada saat
drive tersebut siap untuk transfer data. Hal ini terutama berguna dalam
aplikasi dimana terdapat sejumlah besar request
untuk file kecil, yang sering terjadi dalam komputer yang digunakan sebagai
file server.
•
Disk
RAID, menjanjikan performa yang luar biasa dan menyediakan
penyimpanan yang besar dan handal. Disk tersebut digunakan baik dalam komputer
performa tinggi atau dalam sistem yang memerlukan keandalan yang lebih tingi
dari tingkat normal. Akan tetapi, dengan semakin menurunnya harga ke tingkat
yang lebih terjangkau, disk tersebut menjadi lebih menarik bahkan untuk sistem
komputer dengan ukuran rata – rata.
•
Disk
SATA, hard disk dengan tipe SATA (Serial Advanced Technology Attachment), yaitu interface disk ATA (Advanced Technology Attachment) dengan
versi Serialnya menggunakan kabel tipis yang memiliki total kabel kecil sekitar
dua pertiga dari total kabel harddisk dengan tipe EIDE atau ATA disk yang
berjumlah 39 pins dan SATA mempunyai kecepatan pengiriman data sangat tinggi
serta mengurani latensi. Sehingga bus
serial inimampu melebihi kecepatan bus paralel.
•
Compact
Disk (CD)
Jenis-Jenis
Compact Disk
•
CD
ROM, adalah salah satu versi CD yang bersifat read only dan
mempunyai kapasitas rekamnya antara 650 Mb sampai 700Mb. CD ROM merupakan media
penyimpanan yang removable dengan
harga murah, mudah didapat dan bersifat multiguna (untuk data, audio atau
video). Informasi disimpan dalam bentuk biner,
maka cocok untuk digunakan sebagai medium dalam sistem komputer.
Umur pakai atau daya tahan CD ROM tergantung dari dari bahan
atau material yang digunakan. Faktor temperatur atau kelembaban lingkungan juga
turut mempengaruhi. Semakin lembab udaranya semakin pendek pula umurnya, karena
material CD ROM tersebut akan bereaksi dengan molekul oksigen dan hidrogen di
udara, lama kelamaan kemampuan refleksinya di dalam drive tidak akan
dipantulkan secara sempurna, sehingga data – data yang ada di dalam CD ROM
tidak semuanya dapat dilihat. Faktor lain yang dapat menyebabkan kerusakan
adalah goresan yang terjadi karena CD ROM sering diputar, handling yang tidak tepat dan penyimpanan yang buruk.
Faktor persoalan lain yang ada di CD adalah untuk memastikan
integritas data yang tersimpan. Karena pit sangat kecil, maka sulit untuk
menerapkan semua pit secara sempurna. Dalam perekaman audio dan video, beberapa
error dalam data dapat ditoleransi karena tampaknya tidak mempengaruhi suara
atau image yang direproduksi dalam cara yang dapat dimengerti.
Akan tetapi dalam perekaman aplikasi komputer error tersebut
tidak dapat diterima. Karena ketidak sempurnaan fisik tidak dapat dihindarkan,
maka perlu menggunakan bit tambahan untuk menyediakan kemampuan pemeriksaan error dan koreksi. CD ROM yangdigunakan dalam aplikasi komputer memiliki
kemampuan tersebut.
•
CD
– R, adalah standar untuk format CD yang recordable atau CD yang nantinya hanya dapat digunakan sekali pakai
saja untuk merekam data, audio atau video. Bersifat permanen, jadi data tidak
dapat dihapus. Tipe CD ini baru dikembangkan pada akhir tahun 1990-an. Suatu
track spiral diimplementasikan pada disk untuk membakar pit menjadi dye organik pada track.
Pada saat titik yang dibakar dipanaskan diatas temperatur
kritis, maka titik tersebut menjadi buram. Titik bakar tersebut merefleksikan
lebih sedikit sinar pada saat dibaca sesudahnya.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, data disimpan
secara permanen, bagian yang tidak digunakan atau yang masih kosong pada disk
dapat digunakan untuk menyimpan data tambahan pada saat berikutnya.
•
CD
– RW, adalah standar untuk format CD yang ReWritable. Artinya dapat digunakan secara berulang – ulang. CD –
RW cocok bila digunakan sebagai backup data, misalnya menghapus file atau data
yang lama dan menggantinya dengan file atau data yang baru. Karena dapat
dipakai berulang kali maka CD ini dikenal paling fleksibel. Walaupun dapat
dipakai berulang kali, tetapi untuk idealnya sebaiknya dibatasi.
Batasantersebut mencapai 1000 kali.
CD – RW bila sedang melakukan perekaman atau penyimpanan
data ke dalam disk biasanya agak memakan waktu lama dan tergantung dari koneksi
drive ke PC. Untuk CD – RW drive internal memiliki dua tipe interface, yaitu
tipe interface IDE /ATA dan tipe interface SCSI. Tipe interface SCSI kecepatan
koneksinya lebih cepat daripada IDE / ATA. Kecepatan CD –RW dituliskan dalam
format misalnya 52 x 32 x 52, itu
artinya:
pembakaran
media CD – R dengan kecepatan 52 x,
pembakaran
media CD – ReWritetable dengan kecepatan 32 x,
pembakaran media CD – R, CD – ROM dan CD – RW dengan
kecepatan 52 x.
Struktur dasar CD – RW mirip dengan struktur CD – R. Sebagai
pengganti dye organik dalam lapisan perekam, digunakan campuran (alloy) perak, indium, antimony dan
tellurium.
Drive CD – RW biasanya dapat menangani media compact disk
yang lain, seperti dapat membaca CD – ROM dan membaca dan menulisi CD – R.
Drive tersebut didesain untuk memenuhi persyaratan standar antar muka
interkoneksi, seperti EIDE, SCSI dan USB.
Drive CD – RW menggunakan tiga daya laser yang berbeda. Daya
tertinggi digunakan untuk merekam pit, daya menengah digunakan untuk membawa
campuran ke dalam keadaan crystalline disebut
‘erase power’. Daya terendah
digunakan untuk membaca informasi yang tersimpan.
Teknologi CD – RW telah menjadikan CD – R kurang relevan
karena CD – RW menawarkan kemampuan lebih unggu ldengan harga yang sedikit
lebih mahal.
•
DVD
(Digital Versatile Disk), adalah disk media optik yang mampu
menyimpan data digital dalam jumlah yang besar termasuk jenis multimedia,
seperti musik dan film yang berdurasi panjang dengan kualitas gambar dan suara
sangat bagus. Standard DVD pertama didefinisikan pada tahun 1996 oleh suatu
konsorsium perusahaan. Tujuannya adalah agar dapat menyimpan suatu full length movie pada satu sisi disk
DVD.
Ukuran fisiknya sama dengan ukuran CD, memiliki ketebalan
1,2 mm dan berdiameter 120 mm. Kapasitas penyimpanannya dibuat lebih besar
daripada CD dengan beberapa perubahan disain:
BAB
III
KESIMPULAN
1). Memori
internal dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Memori internal memiliki
fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama
dapat berupa data atau program. Memori
external Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau
program. Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll. Hubungan antara Chace Memori, Memori
Utama dan Konsep dasar memori eksternal adalah : Menyimpan data bersifat non
volatile, baik pada saat komputer aktif atau tidak. memori eksternal yaitu
perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan
data, di luar memori utama. Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu
sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan
memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
2). Memory
bekerja dengan cara menyimpan, lalu menyuplai data-data penting yang dibutuhkan
oleh processor
dengan cepat untuk dapat diolah menjadi informasi. Makanya, fungsi kapasitas
adalah hal yang sangat penting bagi memory, karena semakin besar kapasitasnya,
maka semakin banyak data yang dapat disimpan dan diteruskan, sehingga akan
membuat processor dapat bekerja lebih cepat.
3).
Kategori tempat penyimpanan
Computer
data storage, sering disebut storage atau memory, merujuk kepada komponen
komputer dan media penyimpanan yang menyimpan data digital yang digunakan dalam
interval waktu tertentu. Dalam penggunaan istilah saat ini, memory merujuk
kepada bentuk penyimpanan semikonduktor yang dikenal dengan Primary Storage
(Memori Utama) dan Secondary Storage (Memori Sekunder). Yang dimaksud primary
storage misalnya Random-Access Memory (RAM), yaitu memory yang dapat digunakan
sebagai tempat penyimpanan data dan program sementara sewaktu digunakan oleh prosesor.
4).
Beberapa macam peralatan penyimpanan data :
Pita
Magnetik digunakan untuk membaca dan menulis data dari dan ke pita magnit
melalui read / write head, dimana proses menulis pada pita magnit sifatnya destructive, yaitu bila data baru
ditulis maka data yang lama akan langsung terhapus. Sedangkan proses membaca
dari pita magnit adalah bersifat non-destructive,
yaitu sesudah dibaca pita magnetik masih berisi data yang sama sebelum dibaca.
Pita magnetik juga berfungsi sebagai media transfer data yang paling sederhana
antara mesin-mesin yang tidak mempunyai sambungan komunikasi secara
langsung.
DAFTAR
PUSTAKA
Sumber
:
thunder titanium lights - TI Tech Forums
BalasHapusi have set titanium metal off the new, very nice-looking lights titanium frame glasses that they're called ion titanium on brassy hair the “Thunder tube supplier Lights” in westcott titanium scissors this video game. and they look at the